mormon.org Seluruh Dunia

Hai, saya Ness

  • Vanessa Cook
  • Vanessa Cook
  • Vanessa Cook
  • Vanessa Cook
  • Vanessa Cook
  • Vanessa Cook
  • Vanessa Cook
  • Vanessa Cook

Tentang Saya

Hai, saya Ness. Saya tinggal di London, Inggris, di mana saya bekerja sebagai penari. Saya tampil, mengajar dan mengatur tarian dengan berbagai tarian kontemporer dan kelompok teater. Saya juga bekerja sebagai pemain udara, yang artinya saya harus terbang. Perasaan tertahan di tengah-tengah udara membuat saya bahagia. Saya menyukai pekerjaan saya karena saya bugar setiap hari, saya bekerja dengan orang-orang kreatif lainnya dan bersama-sama kami menciptakan bentuk-bentuk tarian dengan memainkan gagasan kami, saya sering melihat para siswa mengalami momen-momen menggembirakan di kelas saya dan saya sering bepergian. Selain bepergian karena pekerjaan, saya juga bepergian karena pilihan. Saudara lelaki saya dan saya baru saja mengadakan perjalanan dari Guatemala ke Peru. Saya senang melihat bagaimana orang lain hidup dan berinteraksi karena itu mengingatkan saya bahwa kebudayaan di mana saya tinggal hanyalah satu cara, bukan cara yang pasti untuk hidup. Saya tidak pernah bosan melihat tempat-tempat baru,bahkan, kapan pun kehidupan mulai terasa monoton, saya hanya tinggal melihat peta dunia saya dan membuat rencana perjalanan bagi diri saya sendiri untuk merasa disegarkan dan semangat kembali. Saya suka menyelam karena itu rasanya seperti terbang di bawah air. Saya senang bersepeda di senja hari, itu juga seperti terbang. Saya senang melompat-lompat di trampolin bersama keponakan lelaki dan perempuan saya. Saya senang bercanda ria bersama keluarga dan teman-teman saya. Saya menyimpan buku lucu untuk mengingat semua momen lucu yang saya alami agar ketika hidup tidak terasa indah, saya dapat diingatkan tentang saat-saat lucu dan tertawa lagi. Saya berharap dapat menari/berlari satu mil/melakukan koprol selamanya!

Mengapa saya seorang Mormon

Hanya ketika saya memiliki alasan untuk melakukan suatu hal tertentu, saya dapat berkomitmen terhadapnya. Sewaktu saya telah menghadiri Gereja, saya telah mendengar penekanan dan undangan konstanbagi siapa saja untuk menemukan bagi diri mereka sendiri adakah keabsahan dan kebenaran dalam ajaran-ajarannya. Karena itu saya telah meluangkan waktu menemukan alasan saya sendiri untuk hidup sebagai orang Mormon—saya mendapati ajaran-ajaran Yesus Kristus (terdapat dalam Alkitab dan Kitab Mormon) sangatlah menarik Sewaktu saya menelaahnya saya merasa terilhami untuk menjadi diri saya yang terbaik; sedikit lebih baik hati, lebih sabar, lebih murah hati dan adil. Ketika saya berusaha untuk menyelaraskan hidup saya dengan ajaran-ajaran Yesus, saya merasa terfokus, damai dan dapat bersikap positif terhadap orang lain dan situasi dimana saya berada. Yang utama dalam ajaran-ajaran ini adalah bahwa perubahan adalah mungkin, bahwa orang tidak perlu tetap dalam siklus negatif. Saya percaya bahwa perubahan adalah mungkin dan saya bersyukur untuk iman yang mengajarkan asas itu.

Bagaimana saya menjalani iman saya

Menjalankan iman saya diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari saya dengan doa meditatif dan penelaahan tulisan suci ketika saya bangun. Saya juga berdoa di tempat-tempat yang aneh pada waktu-waktu yang aneh di hari itu, jika saya perlu. Melakukan ini memperkuat alasan saya untuk menjalani gaya hidup mormon karena perasaan damai yang saya alami disegarkan dan bukan sekadar suatu kenangan akan sesuatu yang pernah saya rasakan dan harus mencoba untuk mengingatnya. Saya senang menghadiri Gereja di mana saya memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan orang-orang yang sering sangat berbeda dengan saya, namun yang dengannya saya memiliki iman yang sama. Saya banyak belajar dari memiliki kesempatan untuk mengajarkan pelajaran atau memberikan waktu untuk mengorganisasi kegiatan bagi orang-orang dari berbagai usia di Gereja. Saya menikmati cara saya diundang untuk membantu kelompok orang-orang tertentu untuk kurun waktu tertentu kemudian itu berubah menjadi suatu penugasan yang berbeda. Setiap undangan mengajarkan saya sesuatu yang baru mengenai orang lain dan mengenai diri saya sendiri. Saya memiliki kenangan indah membantu orang lain dalam komunitas Gereja saya, dan dibantu oleh mereka. Bagi saya, Gereja adalah tempat yang luar biasa untuk belajar mengasihi orang lain dan terkadang merasa seperti keluarga besar.