mormon.org Seluruh Dunia

Mengapa beberapa orang menyebut Mormonisme suatu kultus?

Jawaban Resmi

Salah satu definisi yang tercantum untuk “kultus” di dalam Kamus Webster adalah “suatu agama yang dianggap tidak ortodoks.” Karena akar Mormonisme bukanlah pecahan dari gereja-gereja Katolik atau Protestan, hal ini terlihat oleh beberapa orang sebagai “tidak ortodoks.” Misalnya, definisi OSZA tentang ke-Allah-an berbeda dengan Pengakuan Iman Nicea yang diterima oleh kebanyakan gereja Katolik atau Protestan. Label “kultus” biasanya digunakan oleh para lawan Gereja yang mencoba untuk mengkritik atau mendiskreditkan Gereja. Namun, terkadang hal ini hanyalah masalah karakterisasi yang telah berkembang dari waktu ke waktu oleh kurangnya pemahaman. Kesalahpahaman seperti itu sering kali hilang ketika orang-orang mulai menyadari kesamaan apa yang sesungguhnya diajarkan dan diyakini oleh Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir. Bahwa Yesus adalah Kristus. Putra Allah, dan bahwa Dia adalah Juruselamat dan Penebus dunia yang kami kasihi dan sembah. Ketika orang-orang mulai melihat dan mengenali hal-hal ini tentang orang Mormon, maka pendapat mereka tentang Gereja biasanya berubah, dan keyakinan lama digantikan dengan pemahaman baru.