mormon.org Seluruh Dunia
Taradita Subiantoro: pelajar, Mormon.

Hai, saya Taradita Subiantoro

Tentang Saya

Saya adalah seorang mahasiswi di sebuah universitas di Amerika Serikat. Saya senang mempelajari hal-hal baru. Saya memiliki minat dalam ilmu sains, seni, teknologi, matematika, bisnis, ekonomi, agama, peradaban masyarakat, bahasa, adat dan tradisi, film, serta makanan. Saya mengasihi keluarga saya dan saya menikmati hidup saya.

Mengapa saya seorang Mormon

Saya sudah dibawa ke Gereja oleh orang tua saya sejak saya lahir namun saya baru benar-benar insaf setelah saya memutuskan untuk menelusuri Kitab Mormon untuk diri saya sendiri. Saya mulai membaca, mempelajari, dan berdoa akan hal-hal tersebut, dan saya merasakan konfirmasi melalui Roh Kudus bahwa Kitab Mormon adalah benar. Saya memiliki kesaksian bahwa Alkitab dan Kitab Mormon keduanya bersaksi akan Yesus Kristus dan Pendamaiannya. Saya bersaksi bahwa Gereja ini adalah Gereja Yesus Kristus yang sejati dan hidup, yang telah dipulihkan melalui Nabi Joseph Smith. Saya bersaksi bahwa Joseph Smith adalah seorang nabi Allah dan saya tahu bahwa Allah masih memiliki nabi yang hidup di zaman ini. Saya bersaksi bahwa Allah Bapa dan Yesus Kristus hidup. Saya tahu bahwa Allah Bapa mengasihi kita dan Ia memberi kita Injil Yesus Kristus agar kita dapat memiliki kebahagiaan dan sukacita yang kekal.

Bagaimana saya menjalani iman saya

Setiap hari Minggu, di Indonesia maupun di Amerika, saya menghadiri kebaktian dan kelas-kelas di Gereja selama 3 jam. Saya mengikuti Seminari, sebuah program pembelajaran tulisan suci untuk remaja, selama 4 tahun. Setelah lulus program tersebut, saya melanjutkan dengan mengambil kelas-kelas keagamaan di Universitas saya dan mengikuti Institut, sebuah program pembelajaran tulisan suci untuk dewasa. Di lingkungan-lingkungan Gereja yang pernah saya tinggali, saya pernah melayani sebagai pustakawati lingkungan, pemimpin lagu, pemimpin kelas sekolah minggu maupun kelas remaja putri, dan sebagai pengawas program Pengajaran Berkunjung di Lembaga Pertolongan. Dengan melayani orang-orang di lingkungan saya, saya semakin mengasihi mereka dan merasakan berkat-berkat dari pelayanan mereka untuk menguatkan satu sama lain di dalam Kristus. Saya telah dipanggil pula untuk melayani sebagai seorang misionari Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir di misi Oakland/San Francisco, California, berbahasa mandarin.