mormon.org Seluruh Dunia

Mengapa orang Mormon pergi melayani misi?

  • Ada panggilan dari diri pribadi seseorang didalam keanggotaan gereja Yesus Kristus untuk mereka Tampilkan lebih banyak

  • Untuk membantu Pekerjaan Allah di bumi dan membantu saudara kita yang belum mengenal injil ini.. Tampilkan lebih banyak

  • Orang-orang mormon pergi melayani misi karena mereka mempunyai tanggung jawab yang sangat luar biasa mereka ingin membagikan injil yang benar ini kepada semua orang,mereka pergi melayani misi untuk membatu orang-orang merasakan sukacit Tampilkan lebih banyak

  • Untuk mengikuti teladan Yesus Kristus dan mengkhotbahkan Injil kepada dunia. Tampilkan lebih banyak

  • Kami melayani misi untuk Tuhan, supaya orang-orang dapat merasakan berkat Injil yang dipulihkan. Kami ingin orang-orang meraskan kebahagiaan. Kami mengasihi Allah oleh karena itu kami melayani misi. Tampilkan lebih banyak

  • Untuk membagikan berkat-berkat yang datang dari mengikuti Juruselamat kita Yesus Kristus. Saya memiliki kesempatan untuk pergi ke Argentina untuk membagikan pengetahuan saya tentang kepercayaan Mormon. Itu adalah hal terbaik dan tersulit yang pernah saya lakukan. Tampilkan lebih banyak

  • Pekerjaan misionaris adalah salah satu cara utama dimana anak-anak Tuhan datang kepada-Nya sekali lagi. Kami percaya bahwa kita semua mengenal dan menyembah Allah di surga. Para misionaris diutus ke misi-misi di seluruh dunia untuk membantu menyebarkan Injil dan mengingatkan semua anak-Nya tentang perjanjian mereka dengan Dia. Tidaklah diwajibkan bagi semua anggota untuk pergi misi, tetapi diminta bagi semua yang layak untuk mengurbankan dua tahun dalam pelayanan bagi Allah mereka. Banyak dari teman saya bertanya kepada saya mengapa para remaja putra usia perguruan tinggi ini (Elder) dan wanita (sister) tidak memprioritaskan pendidikan atau pekerjaan sebelum misi mereka. Untuk menjawab pertanyaan itu, saya ingin membuka dengan mengatakan bahwa pendidikan sangat dihargai dan ditekankan dalam Gereja. Dalam salah satu kitab-kitab sakral kami berbunyi “Asas kecerdasan apa pun yang kita capai dalam kehidupan ini, akan bangkit bersama kita dalam kebangkitan. Dan jika seseorang memperoleh lebih banyak pengetahuan dan kecerdasan dalam kehidupan ini melalui ketekunan dan kepatuhannya daripada yang lain, dia akan memperoleh demikian banyak keuntungan di dunia yang akan datang.” Sementara ini sangat berlaku dalam pengetahuan sekuler, kami percaya bahwa memperoleh pengetahuan rohani sama, jika tidak lebih, pentingnya. Sementara memberikan dua tahun untuk melayani misi merupakan suatu pengurbanan seperti bersekolah, percaya bahwa berkat-berkat dan perintah-perintah Tuhan untuk mengkhotbahkan Injil-Nya kepada segala ujung bumi adalah suatu prioritas yang pasti. Berkat-berkat yang kita peroleh dari pelayanan misionaris (kerja sama, pengelolaan waktu, dorongan, pelayanan) hanya membantu meneguhkan dan mendukung pendidikan sekuler. “Carilah kamu dari buku-buku terbaik kata-kata kebijaksanaan; upayakanlah pembelajaran, bahkan melalui pembelajaran dan juga melalui iman” (A&P 88:118 Saya menempatkan para misionaris dalam tempat khusus di hati saya karena saya telah menjadi penerima langsung pekerjaan mereka. Saya tahu dampak yang para sister dan elder muda ini buat dalam kehidupan begitu banyak orang dan secara langsung mengalami sukacita dan perubahan jalan yang mereka bawa ke dalam individu, keluarga dan keturunan lebih lanjut. Saya mendukung para misionaris dengan menulis surat dorongan semangat, menyebarkan Injil daring, dan membagikan referal. Tampilkan lebih banyak

  • Di akhir misi saya, saya bertemu wanita yang menjadi simpatisan Gereja selama lebih dari sembilan tahun. Dia telah menelaah secara tekun dengan beberapa agama selama waktu itu. Saat dia mengatakan ingin dibaptiskan, dia mengatakan adapertanyaan yang dia ingin ajukan. Pertanyaan pertamanya membuat saya terkejut. “Apakah ayah Anda tukang kayu?” Dia bertanya. “Ya,” jawab saya, berpikir itu pertanyaan aneh. “Pernahkah Anda bekerja di toko dengan dia saat masih kecil?” Dia bertanya lagi. Lagi, saya menjawab ya, masih bingung mengapa dia mengajukan pertanyaan yang dia tahu jawabannya. Pertanyaannya berikutnya membuat saya kaget. “Apakah Anda mengenakan kemeja flanel merah putih saat bekerja dengan ayah Anda di toko?” Pertanyaannya membuat saya terpana. Hampir 10 tahun sebelumnya kakek saya meninggal. Saya menyimpan salah satu kemejanya yang dipakai di toko kayunya di mana ayah saya dan saya membuat model kapal layar bersama selama dua minggu kami merawat tanah miliknya. Saya bingun apakah dia telah melacak keluarga saya, entah bagaimana belajar tentang masa lalu saya. Melihat saya bingung karena wawasannya, dia melanjutkan. “Saya harus memberi tahu Anda mengapa saya menanyakan ini,” katanya. “Sembilan tahun lalu saat saya bertemu misionaris OSZA, dan saya membaca dari Kitab Mormon, saya berdoa dan menanyakan apakah saya harus bergabung dengan Gereja ini. Setelah berdoa, saya tidur dengan tenang. Saya tidur dan sebuah gambaran melintas di benak saya. Saya melihat ayah dan putra bekerja di toko kayu. Anak itu masih muda dan dia mengenakan kemeja flanel merah putih. Saya tidak mendengar apa pun, namun saya dipenuhi dengan perasaan baik dan merasa anak lelaki itu adalah misionaris yang akan membaptis saya! Saya tidak tahu akan perlu sembilan tahun, namun saat Anda mengetuk pintu, saya tahu Anda anak lelaki itu!” Kami memasuki air baptisan di hari terakhir misi dua tahun saya di Inggris. Melihat orang mengalami kebahagiaan yang saya alami sungguh memberkati! Tidak ada alasan yang lebih baik untuk melayani sesama selain berbagi sukacita dan tahu bahwa Juruselamat penuh sukacita bagi setiap jiwa yang dibawa kepada-Nya seperti sister ini. Kami melayani misi karena kami mengasihi Juruselamat Yesus Kristus dan mengasihi saudara-saudara roh kami. Tampilkan lebih banyak

Tidak Ada Hasil