mormon.org Seluruh Dunia

Dapatkah Anda berbicara tentang pembaptisan Anda?

  • Saya dibaptiskan pada tahun 2001. Itu sungguh menarik. Segalanya adalah baru bagi saya karena saya dahulunya adalah Katholik. Keluarga saya dan istri saya hadir saat pembaptisan. Tampilkan lebih banyak

  • Saya dibaptiskan ketika saya berumur 23 tahun setelah membaca Kitab Mormon dan diajar oleh para misionaris Mormon yang luar biasa. Itu merupakan saat-saat yang menentukan dalam hidup saya, pintu gerbang pada suatu awal baru dengan mengikuti teladan dan ajaran-ajaran Yesus Kristus. Setelah 35 tahun saya masih ingat kegembiraan dari dibaptiskan dan perasaan damai yang menyertai pengalaman itu. Saya telah sangat diberkati sejak hari itu, mengembangkan bakat saya dan mengalami pertumbuhan pribadi melalui pelayanan kepada teman-teman dan tetangga-tetangga kami. Itu telah menjadi dan terus menjadi perjalanan yang menakjubkan. Tampilkan lebih banyak

  • Setelah saya berdoa dan berpuasa untuk mengetahui apakah gereja Mormon--Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir adalah Gereja Sejati Allah dan menerima yang meneguhkan, saya tahu saya harus dibaptis. Saya tidak akan pernah lupa hari saya dibenamkan ke dalam air dengan seorang pemegang imamat yang diwenangkan dan keluar dari air merasa dibersihkan dari dosa-dosa masa lalu saya. Tampilkan lebih banyak

  • Saya berumur delapan tahun di Edmonton, Alberta, Kanada. Ayah saya membaptiskan dan mengukuhkan saya sebagai anggota Gereja. Saat itu bersalju dan dingin di luar tetapi duduk di samping ayah saya memegangi tangannya, saya tidak pernah merasa lebih hangat, aman dan dikasihi. Dia meninggal dunia tiga tahun lalu tetapi saya dapat memejamkan mata saya dan masih merasakan tangan kecil saya dalam genggamannya. Tampilkan lebih banyak

  • Itu indah. Tampilkan lebih banyak

  • Saya berusia 10 tahun ketika saya dibaptis. Saya pergi untuk mengunjungi keluarga di Wyoming, di mana ibu dan bibi saya membungkus saya dengan selimut putih. Mereka memotong lubang di bagian tengah untuk kepala saya kemudian mengikatkan tali di sekeliling pinggang saya untuk membuat gaun baptisan. Sewaktu saya masuk ke dalam lelehan salju Crow Creek, saya berpikir saya akan mati kedinginan. Itu adalah akhir bulan Agustus, tetapi airnya terasa seperti di bulan Januari. Ketika saya keluar dari air, es berlumpur setinggi lutut saya. Paman saya segera mengangkat saya ke tepi sungai, di mana saya dibungkus dalam selimut hangat dan didudukkan di batang kayu. Di batang kayu itulah saya belajar memahami Roh Kudus. Saya diajarkan bahwa Roh Kudus adalah anggota Ke-Allah-an, anggota yang disebut juga Sang Penghibur. Sewaktu saya duduk dengan selimut hangat di sekitar saya, saya merasakan seperti apa rasanya dikelilingi kasih Sang Penghibur. Bagi saya, Dia adalah teman surgawi yang akan menyertai saya selama saya layak menerima karunia itu. Dengan selimut membungkus saya, saya mulai merasakan kehangatan yang akan datang dari dikelilingi Roh Kudus. Itu akan terasa seperti dibungkus selimut, merasakan kehangatan dan keamanan, serta kedamaian selama sisa hidup saya. Saya tahu sekarang bahwa berkali-kali dalam hidup saya telah dihibur selama masa-masa paling dingin oleh Sang Penghibur yang sama. Saya berusaha untuk menjalani kehidupan saya dengan layak untuk menerima kehadiran-Nya setiap hari. Bisikan untuk memilih yang benar, menghindari bahaya, melembutkan hati yang keras, atau meringankan kesedihan semuanya telah menjadi berkat hari itu di perairan dingin Crow Creek! Tampilkan lebih banyak

  • Jika Anda seperti saya, Anda pernah pura-pura menjadi seorang putri ketika Anda masih kecil. Anda mungkin memakai pakaian bagus, menaruh mahkota di kepala Anda, memegang tongkat di tangan Anda, dan berjalan mengelilingi ruangan dengan anggun. Itu menyenangkan! Anda ingat perasaan itu. Saya dibaptis ketika saya berusia delapan tahun. Saya juga masih ingat pengalaman itu dengan baik, karena saya ingat bagaimana perasaan saya. Saya mengenakan pakaian putih duduk di bangku di samping ayah saya di ruang sakramen di gereja kami. Ayah saya juga mengenakan pakaian putih, karena dia yang membenamkan saya ke dalam air untuk melakukan pembaptisan bagi saya. Dosa-dosa saya akan dihapuskan, dan saya merasa yakin (dalam pikiran saya yang berusia 8 tahun) bahwa Allah Sendiri sedang melihat saya ke bawah dari surga hari itu. Saya merasa yakin Dia dapat melihat saya, dan Dia merasa bangga pada saya. Rasanya baik berpikir seperti itu. Anda mungkin bertanya-tanya apa dosa-dosa yang harus dikhawatirkan seorang anak berusia 8 tahun. Namun, saya telah diajarkan di sepanjang hidup saya bahwa saya bertanggung jawab atas pikiran dan tindakan saya. Saya diajari bahwa tindakan yang menyakiti atau kesalahan yang tidak dipikirkan adalah langkah-langkah kecil di jalan yang menuntun ke jalan yang salah. Saya percaya bahwa dibaptiskan adalah langkah pertama untuk kembali hidup bersama Allah ketika kehidupan ini berakhir. Saya telah diajari untuk mengharapkan yang terbaik dari diri saya sendiri, dan selalu berusaha berdiri setinggi semampu saya, dan menjadi diri saya yang terbaik. Semua orang membuat kesalahan. Jalan menuju kebahagiaan, dan versi lebih baik dari diri Anda sendiri adalah melalui mengenali kesalahan itu dengan segera, melakukan semampu kita untuk memperbaikinya, mengakui kepada orang yang telah disakiti, atau dalam doa dan terus berusaha. Baptisan saya tidak membuat saya merasa seperti seorang putri yang anggun, itu membuat saya merasa terangkat dan luar biasa. Saya tahu saya berada di jalan yang benar, dan itu adalah perasaan yang baik. Tampilkan lebih banyak

  • Itu sungguh sederhana. Saya memiliki saudara perempuan di sana dan saya merasa damai. Saya tidak mengetahui jawaban terhadap segala hal namun saya memiliki jawaban terhadap hal-hal penting dan saya memiliki iman kepada Allah. Saya memiliki iman bahwa segala hal yang lain akan dinyatakan pada waktunya. Tampilkan lebih banyak

Tidak Ada Hasil