mormon.org Seluruh Dunia

Hai, saya Chip

  • Chip White
  • Chip White
  • Chip White
  • Chip White
  • Chip White
  • Chip White
  • Chip White
  • Chip White

Tentang Saya

Saya seuami dari seorang wanita cantik, ayah dari dua remaja putra yang luar biasa, salah satunya sedang menjalankan misi, dan yang sangat mengejutkan keluarga saya, saya fans BERAT Nascar, HIDUP Jeff Gordon!!! Saya telah terlibat dalam pelayanan keadaan darurat sejak saya berusia 16, melayani sebagai sukarelawan pemadam kebakaran, petugas ambulans dan sekarang sebagai Petugas Polisi selama 23 tahun terakhir. Saya menyukai semangat pergi ke dalam sebuah situasi yang tak terkendali dan memulihkan ketertiban (seperti yang Gereja Mormon lakukan dalam kehidupan orang-orang).

Mengapa saya seorang Mormon

Sejak saya kanak-kanak, pergi ke Gereja bukanlah prioritas dalam daftar saya dari kegiatan hari Minggu dan itu berlanjut ke dalam kehidupan dewasa saya. Enam tahun lalu, putra sulung saya, di usia 14 menginap di rumah teman karibnya pada Sabtu malam, dan diundang untuk pergi ke Gereja bersama keluarganya esok paginya. Sewaktu putra kami pulang ke rumah Minggu siang itu dia sedemikian gembira namun bukan karena menginap di rumah temannya, tetapi karena pengalaman yang dia alami di Gereja. Dia tidak sabar untuk pergi kembali di Minggu berikutnya, dan melanjutkan pergi ke Gereja bersama keluarga temannya untuk beberapa minggu berikutnya. Selama waktu itu, putra saya yang lebih kecil melihat perubahan dalam diri kakaknya dan menanyakan apakah dia juga boleh ikut ke Gereja. Istri saya dan saya mempertanyakan ada apa dengan Gereja ini, dan dia merasa bahwa kami semua hendaknya pergi dan memeriksanya, namun saya bersikeras untuk tinggal di rumah. Setelah beberapa bulan saya melihat suatu perubahan yang luar biasa dalam keluarga saya, mereka menceritakan kepada saya perasaan khusus yang mereka miliki ketika mereka berada di Gereja dan bahwa ini adalah Gereja yang benar. Itulah ketika saya akhirnya memutuskan untuk pergi dan melihat apa yang keluarga saya bicarakan. Minggu pertama saya menghadiri Gereja saya pergi dengan prasangka buruk, namun saya segera mulai merasa berbeda. Dahulu dan sekarang, perasaan negatif itu digantikan dengan perasaan kedamaian dan keamanan di setiap Minggu sesudahnya. Perasaan itu terus tumbuh dan saya tidak bisa membayangkan hidup tanpa Gereja. Kata-kata tidak bisa menjelaskan dampak yang Gereja dan iman telah berikan dalam keluarga saya. Gereja telah menjadi titik pusat dalam diri kami semua, cara kami hidup, mengasihi, melayani, dan menghadapi tantangan-tantangan yang besar maupun kecil dalam kehidupan sehari-hari kami.

Bagaimana saya menjalani iman saya

Komitmen adalah kata yang tepat untuk menjelaskannya, bukan karena saya tidak berkomitmen terhadap istri dan keluarga saya sebelumnya, namun sekarang saya memiliki mereka di antara diri saya dan Allah. Komitmen yang sangat berarti bagi saya, yang sekarang membantu membimbing kehidupan saya, dan menetapkan nilai-nilai yang saya jalani hari demi hari. Sekarang ketika saya harus membuat keputusan hal itu menjadi sedemikian lebih mudah ketika saya mendasarkannya pada komitmen saya dan pada nilai-nilai serta standar-standar yang telah saya tetapkan untuk diri saya sendiri untuk dijalankan.